Cara Mencegah DBD

Cara mencegah DBD dapat anda lakukan sendiri dirumah dan harus anda lakukan sebelum ada salah satu bagian dari keluarga anda yang terkena penyakit demam berdarah. Demam berdarah (DB) adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, misalnya Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Terdapat empat jenis virus dengue berbeda, namun berelasi dekat, yang dapat menyebabkan demam berdarah. Virus dengue merupakan virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Penyakit demam berdarah ditemukan di daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama di musim hujan yang lembap. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan setiap tahunnya terdapat 50-100 juta kasus infeksi virus dengue di seluruh dunia.

Cara mencegah DBD

Cara mencegah DBD

Penularan DBD

Orang yang sakit demam berdarah di dalam darahnya mengandung virus DBD. Jika orang tersebut digigit nyamuk aedes aegyptu, maka bibit penyakit ikut terhisap masuk ke dalam tubuh nyamuk. Bila nyamuk tersebut menggigit orang lain yang sehat, maka orang itu akan dapat tertular penyakit DBD.

Diagnosis

Diagnosis demam berdarah biasa dilakukan secara klinis. Serologi dan reaksi berantai polimerase tersedia untuk memastikan diagnosis demam berdarah jika terindikasi secara klinis. Pemeriksaan laboratorium akan dilaksanakan dengan 3 hal, meliputi hematologi, hemotasis, dan imunoserologi. Pemeriksaan hematologi adalah hitung trombosit (trombositopenia = 100.000/uL) dan hematokrit (meningkat sampai 20%). Menghitung leukosit (leukopenia). Pada sediaan darah tepi sering dapat dijumpai peningkatan limfosit plasma biru yang walaupun tidak spesifik untuk virus dengue, tetapi bila jumlahnya meningkat mendukung diagnosis.

Pemeriksaan hemostasis yang penting pada awal sakit adalah uji bendungan (uji tourniquet). Pada stadium lebih lanjut, penetapan D Dimer dan masa protrombin membantu memastikan adanya koagulasi intra vascular menyebar (disseminated intra vascular coagulation, DIC).

Cara mencegah DBD dengan melakukan Uji laboratorium yang sangat penting dilakukan untuk memastikan diagnosis etiologi infeksi virus dengue meliputi pemeriksaan-pemeriksaan dibawah ini :

1. Isolasi virus dengue

2. Uji serologi :

a. Adanya kenaikan titer serum antibodi dengue spesifik
b. Adanya antigen virus spesifik atau RNA dalam jaringan atau serum.

Cara Mencegah DBD

Demam berdarah dapat dicegah dengan memberantas jentik-jentik nyamuk. Upaya ini merupakan cara yang terbaik, ampuh, murah, mudah dan dapat dilakukan oleh masyarakat.

Cara-caranya adalah sebagai berikut :

1. Kuras tempat penyimpanan air (bak mandi/WC, drum, dan lain-lain) sekurang-kurangnya 1 minggu sekali. Gantilah air di vas, tempat minum burung, perangkap semut dan lain-lain sekurang-kurangnya 1 minggu sekali

2. Tutuplah rapat-rapat tempat penampungan air, seperti tempayan, drum, dan lain-lain agar nyamuk tidak dapat masuk dan berkembang biak di tempat itu

3. Kubur atau buanglah pada tempatnya barang-barang bekas, seperti kaleng bekas, ban bekas, botol-botol pecah, dan lain-lain yang dapat menampung air hujan, agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk.. Potongan bambu, tempurung kelapa, dan lain-lain agar dibakar bersama sampah lainnya.

4. Tutuplah lubang-lubang pagar pada pagar bambu dengan tanah atau adukan semen

5. Cara mencegah DBD dengan melipat pakaian atau kain yang bergantungan dalam kamar agar nyamuk tidak hinggap di situ

6. Untuk tempat-tempat air yang tidak mungkin atau sulit dikuras, taburkan bubuk abate ke dalam genangan air tersebut. Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali.

7. Gunakan kamper atau kapur barus yang merupakan cara mencegah DBD untuk membuat nyamuk jauh. Bakar kapur barus di sebuah ruangan dan tutup semua jendela dan pintu hingga kurang lebih 15 menit.

8. Gunakan obat nyamuk oles atau bakar untuk mencegah gigitan nyamuk baik di siang hari maupun di malam hari.

9. Cara mencegah nyamuk penyebab DBD dengan meletakkan tanaman tulasi di dekat jendela-jendela rumah anda. Tanaman ini memiliki beberapa sifat yang mampu mencegah nyamuk untuk berkembang biak.

10. Pastikan jendela dan pintu rumah anda tidak memiliki lubang lecil sehingga memberi jalan masuk bagi nyamuk dan pastikan pula ventilasi yang ada di rumah anda memiliki penyaring untuk mencegah nyamuk masuk dan sebagai Cara mencegah DBD.

Cara mencegah DBD dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi makan makanan yang bergizi dan asupan cairan yang cukup untuk membantu pemulihan penyakit  demam berdarah.

1. Jus Buah

Untuk mengatasi kekurangan cairan karena demam berdarah bisa memberikan banyak cairan berupa air jus. Tidak selalu harus jus jambu biji Anda bisa memberikan jus buah lain seperti jus pepaya, jeruk, atau jus mangga. Nah dengan kadar air dalam buah berhitung tinggi antara 65 sampai 92 persen, sehingga bisa mensuplai atau menutupi kekurangan cairan akibat merembesnya plasma darah keluar dari pembuluh. Mengonsumsi jus berarti membantu proses pencernaan tubuh dengan mempercepat penyerapan nutrisi kualitas tinggi yang terdapat dalam kandungan jus.

2. Air Kelapa Muda

Air kelapa muda banyak megandung mineral kalium, sodium, klorida, dan magnesium. Zat-zat ini adalah elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk membantu mengatasi ancaman syok pada kondisi kekurangan cairan. Selain kalium, juga mengandung gula, vitamin B dan C dan protein. Komposisi gula dan mineral yang terdapat dalam air ini begitu sempurna, sehingga memiliki keseimbangan yang mirip dengan cairan tubuh manusia.

Selamat mencoba dan semoga memiliki manfaat untuk anda yang sedang membutuhkan info ini.

 

 


=====================================

>>> Obat Demam Berdarah Membantu Mengatasi Demam Berdarah, Meningkatkan Trombosit, dan Menguatkan Kekebalan Tubuh Alami, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Demam Berdarah and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>