Penyakit Demam Berdarah Dengue

Penyakit demam berdarah dengue adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue. Penyakit ini sering menimbulkan gejala yang “mengejutkan” atau tidak terduga. Hilangnya demam bukan berarti bahwa penyakit ini sudah dapat disembuhkan. Oleh karena itu, jika salah satu anggora keluarga Anda diduga menderita DBD seharusnya mendapatkan perhatian yang intensif. Bahkan jika penderita tampak membaik sekalipun. Justru pada hari ketiga keempat kelima perlu meningkatkan kewaspadaan. Walaupun penderita sudah tampak membaik secara kasat mata, tetapi kemungkinan buruk dapat terjadi.

Demam pada penyakit demam berdarah denge bisa sampai 39-40 derajat celcius. Bila demam hanya berkisar 38 derajat celcius kemungkinan bukan demam berdarah dengue tetapi bisa jadi penyakit infeksi virus lain seperti campak, rubella, dan chikungunya atau virus hanta (demam korea). Atau penyakit lain karena infeksi bakteri seperti tuberkulosa atau tipus atau penyakit radang selaput otak (meningitis).

Penderita penyakit demam berdarah dengue menunjukkan keluhan atau gejala demam disertai kelainan darah penurunan trombosit dan hematokrit.

Gejala dari penyakit demam berdarah dengue yang timbul dengan tiba-tiba seperti:

  • mendadak panas tinggi selama 2 hingga 7 hari, tampak lemah lesu dan suhu badan antara 38 sampai 40 derajat celcius.
  • Tampak bintik-bintik kemerahan pada kulit anda dan jika kulit direnggangkan bintik merah itu tidak dapat hilang.
  • Terkadang mengalami pendarahan pada hidung atau yang kita kenal dengan mimisan.
  • Mungkin juga dapat terjadi muntah darah dan dahak darah.
  • Saat melakukan ter torniquet menunjukkan hasil yang positif.
  • Adanya pendarahan yang petekia, akimosis atau purpura.
  • Kadang-kadang nyeri pada ulu hati karena terjadi peradangan pada lambung.
  • Bila penyakit demam berdarah dengaue yang diderita sudah parah penderita akan merasa gelisah, ujung tangan dan kaki dingin berkeringan pendarahan selaput lendir mukosa, alat cerna gastrointemesis, sempat suntikan atau tempat lainnya.
  • Terjadi hematemesis atau melena.
  • Trombositpenia (=100.000 per mm3)
  • Serta pembesaran plasma yang memiliki hubungan erat dengan kenaikan permeabilitas dinding pembuluh darah.

Penularan virus dengue melalui gigitan nyamuk lebih banyak terjadi di tempat yang padat penduduk seperti diperkotaan dan pedesaan pinggir kota. Oleh karena itu penyakit demam berdarah dengue lebih bermasalah disekitar perkotaan.

Seperti kata ppara ahli, yang kelihatan oleh kita hanya seperti puncak gunung es (yang menderita demam tinggi dengan penurunan trombosit dan hematokrit). Disinilah pentingnya pemeriksaan laboratorium darah pada penderita demam berdarah. Pemeriksaan laboratorium darah untuk mendukung menegakkan diagnosa penyakit demam berdarah dengue. Hampir tidak mungkin menegakkan diagnosa penyakit demam berdarah tanpa pemeriksaan laboratorium darah apalagi pada taraf permualaan sakit. Paling tidak, sekedar menilai kondisi penderita dengan menghitung jumlah trombosit.

Bila jumlahs edemikian rendah, pendarahan yang terlihat dengan kasatmatasedang mengancam. Misalnya, pendarahan melalui hidung (mimisan), muntah darah, atau berak berdarah atau pendarahan luar seperti pendarahan diselaput putih mata dan kemungkinan pendarahan pada organ dalam seperti otak, jantung, hati dan ginjal.

Pertolongan pertama yang dilakukan untuk penderita penyakit demam berdarah dengue hanyalah bermain dengan cairan. Saat masih terjadi kebocoran maka penderita harus banyak minum dan ketika kebocoran sudah selesai maka dalam waktu 2×24 jam asupan cairan harus dikurangi.

Beberapa hal yang bisa dilakukan pada penderita yaitu:

  • Memberikan banyak minum kepada penderita penyakit demam berdarah dengue.
  • Kompres agar suhu badan penderita menurun.
  • Jika dalam wqaktu tiga hari demam yang diderita belum juga turun atau malah tambah meningkat segera bawa kerumah sakit atau puskesmas terdekat dengan rumah anda.
  • Jika penderita penyakit demam berdarah dengue tidak dapat minum atau muntah terus menerus ditambah dengan kondisi yang semakin parah serta kesadaran menurun atau menghilang maka harus dirawat langsung di rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan yang lebih lanjut.

Penyakt demam berdarah dapat dicegah untuk tidak menyerang keluarga anda. Cara pencegahan yang dapat dilakukan jika anda tidak ingin keluarga anda terserang penyakit demam berdarah dengue dapat dilakukan dengan:

1. Melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara menguras, menutup, mengubur barang bekas yang dapat menjadi tempat perindukan dari nyamuk tersebut.
2. Melakukan abatisasi yaitu dengan menaburkan bubuk abate ke dalam bak mandi atau tempat penampungan air pada rumah anda.
3. Melakukan fogging atau pengasapan pada kasus-kasus dengan PE yang positif.

Berikut ciri ciri nyamuk yang perlu anda waspadai menyebabkan penyakit demam berdarah dengue yaitu:

  • Berwarna hitam dan belang- belang ( loreng) putih pada seluruh tubuh
  • Berkembangbiak di tempat penampungan air ( TPA) dan barang-barang yang memungkinkan air tergenang seperti: Bak mandi, tempayan, drum, vas bunga, ban bekas, dll.
  • Nyamuk aedes Aegypti tidak dapat berkembang biak di selokan /got atau kolam yang airnya langsung berhubungan dengan tanah
  • Biasanya menggigit manusia pada pagi atau sore hari
  • Mampu terbang sampai 100 meter

Untuk anda yang ingin selalu terhindar dari penyakit demam berdarah ada baiknya anda mencoba cara-cara yang sudah kita bahas diatas. Dengan mewaspadai nyamuk yang menjadi penyebab penyakit ini dan memcoba untuk melakukan pencegahan diatas, anda dapat menjauhkan penyakit ini dari keluarga anda.


=====================================

>>> Obat Demam Berdarah Membantu Mengatasi Demam Berdarah, Meningkatkan Trombosit, dan Menguatkan Kekebalan Tubuh Alami, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Demam Berdarah and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>